Kaligrafi Masjid

Memperindah Masjid Dengan Kaligrafi

Kaligrafi adalah seni menulis yang sangat terkenal didalam Islam. Seni yang telah dikembangkan selama berabad-abad oleh para cendikiawan muslim. Penulisan kaligrafi melengkapi setiap sendi penyebaran agama Islam terutama dengan memperindah Masjid dengan kaligrafi. Masjid merupakan tempat yang mulia bagi umat Islam. Di rumah Allah (baitullah), Muslim melaksanakan ibadah. Masjid juga berfungsi sebagai tempat pendidikan. Sejumlah pengajian, belajar membaca Alquran dan ilmu agama, diselenggarakan di masjid.

jasa lukis kaligrafi masjid

Motivasi Pada Kaligrafi

Sebagai tempat ibadah, tentunya masjid harus dalam keadaan bersih dan suci. Hal ini demi menjaga kekhusyukan suasana ibadah. Menghias masjid dengan kaligrafi berupa ayat suci didinding maupun jendela masjid, dll. Menggunakan media tertentu seperti kayu, kaca, atau lukis didinding masjid. Para ulama menyatakan hal ini mubah (boleh) dilakukan. Bahkan jika menuliskan ayat dengan tujuan memotivasi agar jemaah semakin rajin beribadah, atau agar masjid menjadi indah, hukumnya sangat dibolehkan.

jasa kaligrafi masjid darul falah sebanen jombang jember jawa timur

Mengabadikan Al-Qur’an

Dimasa lalu kaligrafi baik berisi ayat maupun hadis merupakan salah satu bentuk mengabadikan lafal Alquran serta Sunah Rasulullah Muhammad SAW. Amalan semacam ini pun dilakukan oleh para sahabat Nabi SAW, yaitu ketika menuliskan ayat-ayat Alquran, seperti tertera dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Umar, telah menceritakan kepada kami Hammam, telah menceritakan kepada kami Qatadah, (ia) berkata, ” Saya telah bertanya kepada Anas bin Malik RA, siapakah orang yang telah mengumpulkan Alquran pada masa Nabi SAW?” Anas menjawab, ” Ada empat orang seluruhnya dari kaum Anshor, yaitu Ubai bin Ka’ab, Muaz bin Jabal, Zaid bin Tsabit dan Abu Zaid.”

Hadis di atas menandakan bahwa penulisan Alquran boleh dilakukan. Kala itu, media yang digunakan adalah kulit hewan yang telah disamak dan tulang hewan yang halal dimakan. Meski demikian, para pengurus masjid harus memperhatikan aspek kehalalan dari kaligrafi, misalnya menggunakan cat serta kuas berbahan halal. Ini mengingat yang ditulis di dinding masjid adalah kalimat berisi asma Allah.

proses pengerjaan jasa lukis kaligrafi masjid