Tulisan Kaligrafi Di Masjid

kaligrafi kubah dan plafon masjid agung serua permai pamulang tangerang selatan

Kaligrafi

Kaligrafi, secara harfiah adalah tulisan yang menitik beratkan penampilannya lebih pada estetika. Karenanya kaligrafi, semakin indah dipandang maka berarti semakin tinggi kualitasnya. Kaligrafi Arab sebagai landasan pijak kaligrafi Islam,  adalah penulisan huruf-huruf arab dengan indah mengikuti kaidah-kaidah yang sudah dipahami secara umum. Kaidah tersebut adalah kaidah yang sudah terbentuk melalui proses pembelajaran, pengalaman, pengembangan serta penyempurnaan selama berabad-abad.

Kaligrafi-Arab

Kaligrafi Islam

Kaligrafi Islam lebih pada menampilkan kalimat-kalimat yang bersumber pada Al Quran, Hadits atau kata-kata mutiara sebagai sarana dzikir, Syiar dan dakwah islam. Dalam perkembangannya, agar penampilannya lebih indah, kaligrafi islam sering dipadu dengan ornamentasi. Ornamen yang di gunakan umumnya adalah ornamentasi arab karena kekayaan motif dan coraknya.  Namun tidak menutup kemungkin seperti di Indonesia, telah banyak dibuat dekorasi dan mushaf al quran dengan ornamentasi lokal yang menampilkan corak-corak batik dan ornamen lain yang ada di indonesia. 

Ornamen arab yang paling sering digunakan adalah motif Arabesque. Arabesque dapat kita jabarkan  yaitu bentuk seni berciri Islam yang mengambil berbagai bentuk geometris. Disamping menampilkan estetika, Arabesque juga menunjukkan keunggulan para cendekiawa muslim akan pencapaian dalam ilmu pengukuran (aljabar). Motif harus dibuat dengan ukuran yang tepat disesuaikan dengan media pengaplikasiannya. Motif geomtris disusun sedemikian rupa, diulang serta dipadukan dengan bentuk-bentuk tambahan ornamen lain sehingga menciptakan bentuk hiasan yang indah. 

Perpaduan antara tulisan yang dihiasi ornamen sudah menjadi keniscayaan dalam penampilan kaligrafi. Kombinasi ini paling sering ditemui pada dekorasi interior/eksterior masjid meski juga terdapat pada mushaf al quran dan sebagaimya. Sehingga timbul pemahaman sempit dikalangan awam bahwa kaligrafi adalah komposisi yang merupakan kombinasi keduanya. Berbicara kaligrafi artinya berbicara tentang dekorasi seni islam terutama di masjid yang sering kita temui, menghiasi langit-langit,  kubah, dinding dalam atau dinding luar masjid.

Read Related Articles:  Pengertian Seni Kaligrafi Islam

Tulisan Kaligrafi Pada Masjid

Masjid adalah tempat dimana kegiatan peribadatan dalam islam di pusatkan. Mulai dari Ritual shalat berjamaah, pendidikan, muamalah, bahkan pada zaman Rasululloh juga menjadi tempat musyawarah mengatur strategi perang.

Begitu tingginya kedudukaan masjid, sampai Rasululloh SAW menekankan bahwa muslim laki-laki sebisa mungkin agar melaksanakan sholat fardhunya secara berjamaah di masjid. I’tikaf bagi laki-laki hanya bisa dilakukan di masjid, bahkan seseorang yang pulang dari bepergian jauh disunnahkan menuju masjid sebelum pulang ke rumahnya. Oleh karenanya masjid harus menjadi tempat  yang diprioritaskan dibanding bangunan lain. Masjid diharapkan menjadi tempat yang nyaman bagi siapapun yang datang dan berdiam diri di dalamnya.

kaligrafi kubah dan plafon masjid agung serua permai pamulang tangerang selatan

Estetika

Manusia secara kodrati senang melihat keindahan, membangkitkan rasa nyaman berada di tempat yang indah. Apalagi bila keindahan itu kemudian menjadi sarana yang menghubungkan dia dengan Allah. Diharapkan keberadaan kaligrafi dapat menambah kenyamanan seseorang berada dalam masjid sehingga membuatnya betah menikmati waktu di dalamnya.

Dzikir

Harmoni keindahan yang tercipta pada pembuatan seni kaligrafi Islam di masjid adalah kombinasi antara prasasti dan fungsi dasar masjid itu sendiri sebagai tempat ibadah. Keindahan yang tidak hanya semata-mata indah, namun juga menuntunnya untuk kembali mengingat perintah dan laranganNya, sorga dan neraka, pahala yang hukuman dan seterusnya yang bermuara pada terusiknya keimanan untuk bertambah lebih baik. Disinilah kaligrafi diharapkan dapat menjadi sarana pemicu terhubungnya kembali ingatan kepada Allah (dzikrullah).

Read Related Articles:  Cak Mukhlas Turun Gunung (back to calligrapyc world)

jasa kaligrafi masjid darul falah sebanen jombang jember jawa timur

Syiar

Seorang kaligrafer (penulis kaligrafi) dituntut untuk paham dan menguasai kaidah-kaidah kaligrafi arab. Ini hanya bisa diperoleh dengan pembelajaran, ketekunan latihan serta pengalaman yang bisa bertahun-tahun lamanya. Alhasil tidak banyak seniman yang bisa melakukannya, kalaupun ada hanya beberapa yang telah berhasil teruji kualitasnya. Selain itu, pengetahuan dan kecakapan mengkombinasikan kaligrafi dengan ornamen dan pewarnaan, adalah kualitas lain yang harus dimiliki. Kerumitan pola yang sarat dengan perhitungan geometris (aljabar), posisi media yang sulit dijangkau karena ukuran dan posisinya yang tinggi (plafon dan kubah) turut menambah kesulitan dalam proses pembuatannya. Ketika ketidaksederhanaan proses itu teratasi dengan berhasil dibuatnya dekorasi yang indah mengikuti rancangan desain, maka itu menjadi karya seni yang pantas untuk di tunjukkan sebagai monumen. Lambang ketinggian budaya islam yang adiluhung.