Mari Ikuti Langkah-langkah Cara Belajar Menulis Kaligrafi Berikut Ini Untuk Menjadi Ahli Kaligrafi

Trick art KALIGRAFI adalah sebuah cara jitu bagi pemula, maupun bagi anda yang sedang mendalami profesi dalam bidang menulis kaligrafi. Adapun yang akan saya sampaikan kepada anda, sebuah cara mudah untuk merangkai dan memperindah tulisan arab sebagai kaligrafi.

Kaligrafi bagus

Membuat tulisan menjadi indah tidaklah mudah, namun anda tidak perlu khawatir, karena yang akan saya sampaikan disini adalah sebuah trick gaya kuno yang harus diterapkan dan dipelajari bagi pemula. Bahkan para pekerja seni kaligrafi ahli yang biasa jasanya dibutuhkan dalam pembuatan kaligrafi untuk masjid. Anda hanya perlu kemauan dan ketekunan untuk belajar memahami TRICK ART KALIGRAFI. Karena tanpa kemauan dan ketekunan adalah sia sia.

Baik Kita lanjut kebagian TRICK ART KALIGRAFI dan akan saya kupas tuntas cara, gaya, trick, yang lebih dahsyat. Sehingga anda akan menjadi kreator kaligrafi yang handal mampu berinovasi.

  • Pertama : taufiyah (tepat, jitu) yakni setiap huruf harus mendapatkan usapan sesuai dengan bagiannya, dari lengkungan, kekujuran dan bengkokan.
  • Kedua : itmam (tuntas), yakni setiap huruf harus diberi ukuran yang utuh dari panjang, dan tipis tebalnya huruf.
  • Ketiga : ikmal (sempurna), yakni setiap usapan garis harus sesuai dengan kecantikan bentuk yang wajar dalam gaya tegak, terlentang, memutar dan melengkung.
  • Keempat : isyba’ (padat) yakni setiap usapan garis harus mendapat sentuhan pas dari mata pena sehingga terbentuk suatu keserasian. Dengan demikian tidak akan terjadi ketimpangan, dimana satu bagian kelihatan terlalu tipis atau kelewat tebal dari bagian lainnya. Kecuali pada bagian wilayah sentuhan yang menghendaki demikian.
  • Kelima : irsal (lancar) yakni menggoreskan pena secara cepat tepat, tidak tersandung atau tertahan tahan sehingga menyusahkan. Jangan sampai ditengah-tengah membuat getaran tangan yang akan merusak tulisan yang sedang ditorehkan.
Read Related Articles:  Sejarah Kaligrafi Islam Dunia Dan Indonesia

Lebih dari sekedar ketat, pemikir ahli yaitu ibnu Muqlah seperti yang disampaikan diatas, ibnu Muqlah yaitu seorang pakar kaligrafi perumus beberapa kriteria untuk menilai suatu tulisan dianggap benar. Dan masih membuat peraturan bagi tata letak yang baik (husnul wadhi’i) yang menghendaki pada perbaikan empat hal :

  • Pertama : Tarshif (rapat teratur), yakni tepatnya sambungan satu huruf dengan huruf lain.
  • Kedua : Ta’lif (tersusun) yakni menghimpun setiap huruf terpisah (tunggal) dengan lainnya dalam bentuk wajar namun indah.
  • Ketiga : Tasthir (selaras, beres), yakni menghubungkan suatu kata dengan lainnya, sehingga membentuk garisan yang selaras letaknya bagaikan mistar (penggaris).
  • Keempat : Tanshil (maksudnya; bagaikan pedang atau lembing (saking indahnya) yakni meletakkan sapuan-sapuan garis memanjang yang indah pada huruf-huruf sambung.
Read Related Articles:  Tulisan Kaligrafi Di Masjid

Seperti yang mulai kelihatan sekarang, seniman kaligrafi dengan corak lukis berbagai karakter mendominasi aneka media. Ini adalah perkembangan yang mengembirakan. Keinginan untuk memajukan bersama bidang kaligrafi dengan menyelenggarakan kursus-kursus pelatihan kaligrafer. Dan tidak salahnya kalau kejutan ini terus dikibarkan sampai generasi berikutnya, guna mencetak penerus kaligrafer yang mumpuni.